Selain itu perlu diperhatikan pula waktu pemberian obat. Waktu yang baik untuk pemberian obat adalah 2x sehari, misalnya pukul 07.00-13.00 kemudian diberikan lagi pukul 13.00-19.00. Hal ini bertujuan untuk mempertahankan kadar obat di dalam tubuh, sehingga obat akan tetap efektif dan agen penyakit dapat dibasmi secara tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak kunyit terhadap berat badan, jumlah eosinofil dan basofil pada ayam petelur dengan infeksi Salmonella pullorum. menarik,memang telah kita ketahui bahwa kunyit dan temulawak banyak khasiatnya untuk manusia,apalagi bila untuk ayam broiler,selain harganya yang murah temulawak dan kunyit termasuk obat herbal.Apalagi indonesia didaerah yang cocok temulawak dan kunyit akan berkembang baik.Maka dari itu harus di kembangkan lagi tanaman tersebut. Salah satu cara untuk menjadikan (2007), pemberian kunyit dalam ayam broiler dengan dosis 0,01%, 0,02% dan 0,04% dalam ransum, ternyata semakin tinggi dosis pemberian semakin menurunkan .

cara pemberian kunyit untuk ayam aduan